“Alkatiri Memang Harus Dimaafkan, Tetapi…

Ditulis oleh :Â KH Gus Nuril Arifin MBA*
Alkatiri memang harus dimaafkan. Tetapi…Perlu engkau pahami mas Daniar Trisasongko. *Selaku Ketua Umum PGN Indonesia Timur*, lebih afdhol jika panjenengan membikin laporan polisi.
Sebagai ahli hukum, *perlu menempatkan hukum sebagai panglima*. Dan memberikan contoh kehidupan yang taat terhadap hukum di negeri ini.
*Jangan semua pakai materai, terus dianggap selesai. Jangan dong*.
Biar Alkatiri Alkatiri yang lain tahu , efek dan rasanya punya mulut rusak.
Biar ngerasain bagaimana jadi tersangka atau pesakitan.
Engkau Benar….
Dan saya sepakat. Bahwa :
sebagai bangsa besar kita wajib mengerti kebodohan dan ke ghodoban pikiran cekak seorang Alkatiri. Alkatiri yang bermulut rusak itu.
Permintaan maafnya tetap kita terima, dan kita maafkan.
Tetapi,
penghinaan terhadap marwah Bangsa harus ditindak tegas. Bangsa ini ditegakkan kehormatan dan kemerdekaannya dengan darah, nyawa dan air mata.
Maka…..
Tidak boleh dihina-hina. Kewajiban para patriot bangsa ini , baik TNI dan Polri serta PGN, menjamin kehormatan, harkat dan martabat bangsa. Itu semua adalah perintah Undang-undang yang berlaku di negeri ini.
Biar ngerti falsafah Jawa. Falsafah yang dipegang sebagai value di semua belahan Nusantara.
Bahwa :
Jikalau mau *ngomong, ya yang waton, bukan waton ngomong*
Atau. …
Seorang harus tahu *empan papan*, dimana bumi dipijak, disitu langit di junjung.
Jangan sok-sokan dong. Kurang ajar yang tak tahu di untung itu namanya.
*Senopati Nusantara Patriot Garuda Nusantara (PGN).






