Sekilas Catatan Di Awal Tahun Baru 2022

Dalam pergaulan antar sesama manusia di atas muka Bumi ini tidak perlu membawa-bawa identitas agama.
Yang diperlukan dan dipentingkan adalah sikap, pemikiran, perbuatan dan perilaku sehari-hari yang positif dalam hidup ini.
Tidak menyakiti dan melukai sesama. Bahkan pun tak menyakiti dan melukai hewan dan merusak tetanaman.
Itulah sesungguhnya manusia sejati.
Apapun agamamu. Engkau sebagai umat beragama harus menjadi representasi dari Tuhanmu, Nabimu, Guru Agungmu.
Dan, sikap, pikiran, tutur kata dan tindakanmu harus merupakan cerminan dari isi kitab sucimu.
Tidak perlu mengelu-elukan dan bergembar-gemborkan agamamu dan isi ayat sucimu ke publik.
Agama cukuplah berada di ranah pribadi.
Cukuplah sikap, tutur kata dan perbuatanmu saja yang kau tunjukkan kepada sesama dan sekelilingmu. Dirimu adalah output dari ajaran agamamu.
Apabila output-mu baik dan bagus, maka dunia akan memberi penilaian bahwa ajaran agamamu pun memang baik dan bagus.
Bumi ini semakin merenta tua. Semoga jiwa-jiwa dan batin-batin manusia yang menghuni di muka Bumi ini pun semakin dewasa, bijak dan bajik.
*Selamat Tahun Baru 2022.*
Salam damai Indonesiaku.
Andy Tirta
Ketua Umum Barisan Pencinta Pancasila (SANTALA)






